Halo, aku Kuda Sandel. Aku berasal dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kalau kalian berkunjung ke Sumba, pasti kalian banyak menjumpai kawanan kuda yang dilepas di sana. Yups, itu adalah aku dan teman-temanku. Aku adalah kuda asli Indonesia, loh! Namaku dikaitkan dengan pohon cendana (Sandalwood Tree) yang dulu tumbuh subur di Pulau Sumba.
Dahulu, aku lebih sering digunakan untuk transportasi. Tapi sekarang, aku bisa dijadikan mahar pernikahan, dan juga bisa sebagai cindera mata urusan adat, misalnya sebagai bentuk perdamaian perang antar suku. Bentuk tubuhku tidak sebesar kuda-kuda ras Amerika atau Australia. Tinggi punggungku sekitar 130–142 cm. Aku mempunyai sepasang telinga kecil serta mata tajam. Karena postur tubuhku ini, aku sering dimanfaatkan sebagai kuda tarik, kuda tunggang, dan kuda pacu. Kalian bisa melihatku sebagai kuda pacu pada saat upacara Pasola di Sumba.
Previous
Next